Pesawat modern bergantung pada titanium. F-22 Raptor menggunakan 41% titanium berdasarkan berat strukturalnya, sedangkan 787 Dreamliner menggunakan 15%. Titanium unggul dibanding aluminium pada suhu tinggi dan unggul dibanding baja dalam hal bobot. Ti-6Al-4V dengan kekuatan tarik 895 MPa dan densitas 4,43 menghasilkan rasio kekuatan terhadap bobot sebesar 202, melampaui baik aluminium (167) maupun baja (102–153). Komponen landing gear: balok landing gear titanium pada B777 menghemat 270 kg per pesawat dibandingkan versi baja. Pengencang: lebih dari 100.000 pengencang titanium digunakan per pesawat berbadan lebar, menghemat 720 kg. Struktur sayap, penopang lantai, dan rel kursi semuanya memperoleh manfaat dari penggunaan titanium. Pada mesin jet, titanium digunakan untuk bilah kipas dan disk, bilah kompresor serta casing kompresor. Paduan standar Gr5 dapat digunakan hingga suhu 400°C, sedangkan paduan tahan suhu tinggi seperti IMI 834 mampu beroperasi hingga 600°C. Paduan tahan api Alloy C mencegah kebakaran titanium pada casing mesin. Standar aerospace yang berlaku adalah AMS, bukan ASTM: AMS 4911 untuk lembaran dan pelat, serta AMS 4928 untuk batang dan tempa. Standar AMS menetapkan uji ultrasonik wajib, evaluasi struktur mikro, serta pelacakan penuh (full traceability). Setiap kilogram bobot yang dihemat pada pesawat setara dengan penghematan bahan bakar sekitar USD 500 selama masa pakai operasionalnya. Ylasting Titanium berlokasi di Baoji, pusat industri titanium Tiongkok, menyediakan titanium berkualitas aerospace dengan dokumentasi lengkap. Hubungi kami untuk material bersertifikasi AMS.