Titanium merupakan standar emas untuk perangkat medis karena merupakan logam paling biokompatibel yang tersedia. Tulang manusia melekat secara langsung pada titanium tanpa mengalami penolakan. Empat sifat utama menjadikannya esensial: biokompatibilitas melalui lapisan oksida TiO2 yang terbentuk secara spontan, modulus elastisitas rendah sebesar 110 GPa yang mengurangi efek stress shielding, ketahanan korosi dalam cairan tubuh kaya klorida, serta sifat non-magnetik guna menjamin keamanan selama pemeriksaan MRI. Kelas titanium: Gr2 CP (ASTM F67, 345 MPa) untuk jaringan lunak dan implan non-beban; Gr4 CP (ASTM F67, 550 MPa) untuk implan gigi dan pelat tulang kecil; Gr23 ELI (ASTM F136, 828 MPa) untuk implan ortopedi berbeban tinggi, termasuk pinggul, lutut, tulang belakang, dan fiksasi trauma; serta Gr5 standar (ASTM B348) hanya untuk instrumen bedah—tidak pernah digunakan untuk implan. Aplikasi ortopedi: batang pinggul, komponen lutut, kandang tulang belakang (spinal cages), dan pelat tulang. Aplikasi gigi: implan Gr4 dengan perlakuan permukaan SLA guna mempercepat osseointegrasi. Aplikasi kardiovaskular: komponen stent, kerangka katup jantung, dan rumah alat pacu jantung (pacemaker). Regulasi: Amerika Serikat mewajibkan standar F67/F136, sedangkan Uni Eropa mewajibkan ISO 5832-2/3 dengan sistem manajemen mutu ISO 13485. Ylasting Titanium menyediakan kelas ASTM F136 Gr23 ELI dan ASTM F67 CP beserta dokumentasi lengkapnya. Hubungi kami untuk titanium khusus medis.